PEMIKIRAN DALAM PIAGAM PBB
Pemikiran luhur dalam piagam PBB antara lain:
- Menjaga perdamaian dunia
- Menghormati HAM dan persaudaraan antar bangsa
- Membangun kerjasama internasional diberbagai bidang
- Bertindak terhadap berbagai ancaman perdamaian
- memberikan bantuan kemanusiaan
Adapun implementasinya dalam upaya menjaga perdamaian dunia antara lain:
- Diplomasi Preventif dan Mediasi
- Pemeliharaan Perdamaian
- Pembangunan Perdamaian
- Perlucutan Senjata pemusnah massal
Sejarah Singkat PBB
PBB didirikan pada 24 Oktober 1945 di San Fransisco dengan 51 anggota. Berawal dari Piagam Atlantik (1941) dan Liga Bangsa-Bangsa yang gagal mencegah perang dunia II. Kini PBB memiliki 193 anggota dan menangani isu global seperti perubahan iklim dan kesetaraan gender.
ASAS ASAS PBB
- Kedudukan dan kedaulatan semua anggota setara.
- Anggota wajib patuh pada Piagam PBB.
- Perselisihan diselesaikan damai tanpa ancaman.
- Kekerasan atau ancaman antarnegara dilarang.
- Anggota harus mendukung tindakan PBB.
- Negara non-anggota diharapkan mematuhi asas PBB.
- PBB tidak mencampuri urusan dalam negeri, kecuali sesuai aturan.
TUJUAN PBB
Tujuan utama PBB adalah menjaga perdamaian dunia, memajukan hubungan antarbangsa, meningkatkan kerjasama internasional di berbagai bidang, menyelaraskan tindakan terhadap negara yang mengancam perdamaian, serta memberikan bantuan kemanusiaan.
ORGANISASI KHUSUS PBB
Diantaranya FAO, ICAO, IAEA, IFAD, ILO, IMO, IMF, ITU, UNESCO, UNIDO, UPU, WHO, WIPO, WMO, UNWTO
PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA
Peristiwa Rengasdengklok
Pada 15 Agustus 1945, golongan muda mendesak Soekarno dan Hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Setelah ditolak, mereka membawa keduanya ke Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945. Di sana, bendera Merah Putih dinaikkan dan tentara Jepang dilucuti. Setelah perundingan, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta dan memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.
Perumusan Teks Proklamasi
Setelah Rengasdengklok, Soekarno dan Hatta merumuskan naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda, bersama Ahmad Soebardjo. Naskah pertama ditulis tangan oleh Soekarno, kemudian diketik oleh Sayuti Melik dengan beberapa perubahan. Golongan muda mengusulkan agar hanya Soekarno dan Hatta yang menandatangani naskah tersebut. Proklamasi kemerdekaan Indonesia pun akhirnya diproklamasikan pada 17 Agustus 1945.
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Pada 17 Agustus 1945, pukul 10.00 pagi, Soekarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta. Upacara berlangsung sederhana, diiringi pengibaran bendera Merah Putih oleh Latief Hendraningrat dan lagu Indonesia Raya.
Penyebaran Berita Proklamasi
Berita proklamasi disebarkan melalui radio, media cetak, selebaran, dan tulisan di dinding. Radio Domei menyiarkan berita hingga dihentikan Jepang. Pemuda membangun pemancar baru, dan koran Suara Asia menjadi yang pertama memuat berita proklamasi. Upaya ini memastikan kemerdekaan Indonesia diketahui luas.
Dukungan Rakyat Indonesia Terhadap Proklamasi
- Rapat raksasa lapangan Ikada, Presiden soekarno memanfaatkan ini untuk meminta dukungan terhadap pemerintah republik Indonesia.
- Dukungan Yoygakarta, Sultan hamengkubuwono lX menyatakan Yoygakarta tergabung dengan Indonesia dan memerintahkan tunduk pada pemerintah pusat.
- Tindakan heroik didaerah, Setelah proklamasi,terjadi diberbagai daerah untuk merebut kekuasan dan senjata jepang terjadi diyogyajarta, Surabaya,Semarang, Bandung,Aceh,Sulawesi,Kalimantan dan lainnya
- Pembentukan perangkat negara, Sidang PPKI pada 18-19 Agustus 1944 menetapkan UUD 1945,memilih Soekarno sebagai Presiden dan Hatta sebagai Wakil Presiden, membentuk 8 provinsi, Komite Nasional Indonesia (KNI), dan Badan Keamanan Rakyat (BKR). Pada 22 Agustus 1945, pemerintah merancang sistem politik berbasis partai.
KELOMPOK 7
- M. Bedi Aqila
- Ridwan Rahmansyah
- Dewi Pradita
- Mira Apriani
- Raisya Putri






